Sabtu, 26 September 2009

KELIHATAN AKU MELIHATNYA

Melihat pada yang tidak terlihat..
dan kelihatan melihat dari sudut yang bayangan yang tidak terbayang..
oleh mata hati keimanan...tegak melurus dan terpimpin bersama kesetiaan
berserah, seadanya ku berbicara..
telah lama mencari dan meniti agar diri dititian tidak terjauh dari selari,
menempuhi diri berkali-kali...
dengan cara yang lain dan dilainkan aturannya..memanggil dengan caranya yang buat ku terlihat panggilan yang terpilih...
yang ku menunggu panggilan menusuk kedalam ku...

sudah pun aku merasa..
datangnya darimana dan untuk kemana?
ianya ditujukan pada diri dan juga manusia sepertiku..


aku berharap..dan terus berdoa..
agar mata lihat ini..memandang terus sehingga ke hujung..
bersama jawapan kebaikan walau daya kelihatan tidak dipertimbangkan oleh yang menghargai...
agar semuanya...termasuk diri setia melihatnya.. dan setia menunggu pandangan kelihatan ini,
walau bayangannya
tidak sama dengan apa yang dibayangiku..
dan walau tidak siapa yang percaya dan akan memahami penglihatanku....
pasti aku telah pun melihatku tidak akan bersamanya...
RyE (3 Syawal)


WARISAN YANG PUDAR

Perikatan talian diantara sejarah dan bicara lama..
terdampar iris duka diputarkan oleh terkuasa, semasa demi semasa..
sang luka lama yang pernah dibual oleh orang-orang terdahulu..
kini tidak lagi wujud dalam hati insan-insan menyuarakan...
Penah terdengar nama-nama yang memahatkan adat resam yang tabah..
disatukan mereka dengan tenaga daya yang dulu kita bicarakan kekuatannya,,
manakah dia sifat-sifat diri sendiri menahan strategi kali ini?
kita terlena... dari dulunya pernah menjadi seakan-akan khalifah dimata sejarah..
dan terus terlena dibuai jalinan-jalinan kejahilan..

Dengarlah wahai anak bangsa terkini..
kita bukan usang yang ikut resam padi hingga menjadi tunduk pada pendita kemodenan..
bukan takut atau kecut disambar penjajah dan dihujani hujah..
kita yang pernah mendambakan gemilang.. dari sifat lawan yang tidak pernah dihalang..
dari agama yang diyakini dengan bukti para kesahihan.,
yang pernah terpukau dari sebutan kalimah-kalimah tuhan....
Bersatulah wahai insan, dari titian nukilan hingga menjadi titian warisan...

RyE, 4ramadhan..