Rabu, 2 Disember 2009

Semerdu siulan kali ini

Aku sebagai seorang yang sedang bersiul bersama irama-irama merdu,
tenggelam timbul kicau-kicau orang memerhati siulanku dikosongkan...
ada juga mereka-mereka menerapkan dalil menjiwai alunanku..tetapi aku tetap memerdukan irama ini menjadi semegah nadi yang panik,
untuk memperdulikan kiri-kanan persekitaran manusia ini yang terkejar ingin mendengarkan alunanku perlahan-lahan berbicara....
hingga terhenti mereka sebentar diatas kelemahan irama yang sangat dekat dengan bunyian prinsip-prinsip yang lantang...
lalu dipaksa aku menjadi sekeras irama nada yang sangat lemah....

Aku mempersiapkan diri, untuk menepikan semua yang datang seperti satu rangkap lagu...serta dinyanyikan sebelum ianya selesai digubah....
sudah pula direncanakan tabirnya mewarnai pentas-pentas yang cerah..
memukau mataku menjadi indah dan merendah pada pandangan sebenarnya fikiran awalku diubah-ubah
dan mereka merubah tamu yang datang duduk bersilang-silang sambil dikosongkan hati.....
untuk menghiburkan tamu yang tidak hadir....
serta dijadikan sukacita laungan lantang iramaku berdiri, memperjelaskan maksud ini sebagai satu kesedaran seseorang yang akan sepertiku,
bersiul-siul perlahan hingga bicara mereka terhenti, lantas menjadikan aku ini sebagai seseorang yang tidak selalu menghadapi irama semerdu kali ini,
akan aku mencuba iramakan selalu siulan ini menjadi sebuah lagu siulanku dan memerhatikan tingkah mereka semerdu alunan ini bersama-sama denganku selalu
...