Panggil aku saja artisan,
setelah aku mula berperang dengan peribadi,
yang berpautan dari ruang jiwaku yang bertentangan...
selalu memandang sifat tabiat yang sering meradang...
kerana ini,
aku dibiarkan diambang perseorangan....
setelah melengkapkan tulisanku diperkosa lagi,
malah pernah menjadi sebutan peribadiku diulangi..
Panggil aku saja artisan..
Setelah aku bangkit melihat orang-orang malam...
meminta siapa yang dipertanggungjawabkan,
jika kemiskinannya semakin melarat-larat....
dan disaat seperti inilah,
lebih aku bertindak menjadi seperti penulis yang merestui kesedihan,
dan seperti perasaan dalamanku,
hanya sebagai seorang anak yang ditatang untuk berfikir
dan menciptakan kenyataan setelah ada yang baru untuk dilunturkan setiap sifat perkataanku...
ini kebebasan kekacauan melanda setelah ada yang berbisik-bisik didalam diri...
kesilapannya saat ini hanya terdiam waktu ada yang turut mendesak....
Panggil saja aku artisan...
kalau dasar panggilannya lantang...
akan jatuh dalam hati mengeras bagaikan berteriak-teriak memahami..
dan aku akan peka tentang tulusnya kemahuan,
bukan hanya sekadar tanggungjawab sosialnya...
ini akan aku lalui menerima dan memahami perhatian itu diteruskan...
setelah panggilan itu tidak meminta aku melakukan apa apa...
hanya menulis dengan tangan ku sendiri dan pernah ditanyakan untuk siapa
panggilan artisanku ditujukan...
Hanya panggil saja aku artisan.....
setelah....
semuanya akan pergi dengan sendiri, sambil merenung hati yang telah tergoyah,
oleh keyakinan yang pernah terleka pada hidup,
dan kesepian itu mengharapkan sesuatu datang bersama-sama menjelaskan peribadi artisanku tidak akan hilang dalam kesempatan panggilan ini...
RyE ~ dihari pertama Dzulhijjah 1430
Rabu, 18 November 2009
PENJELASAN SAYAPMU BERTUJUAN

Jelaskan keadaaan tentang waktu gugur sayapmu itu,
siapa yang lemah untuk mengapai dan memiliki perjalanan itu terus menjauh...
Jelaskan rutinitas saat terbang impian itu sudah tidak menjelaskan apa-apa,
siapa yang masih berdiri dengan menyayangi diri bukan hanya untuk menyendiri...
Jelaskan sewaktu diri menginginkan luahan biasa tentang lumrah dunia,
siapa yang mendengar walau hanya beberapa perkataan walau ianya sebenar keinginan...
Jelaskan panggilan seperti apa yang memanggil siapa untuk menjelaskan keadaannya mengapa?...
Siapa !!!!
nalurimu menjelaskan tentang siapa?
rasamu yang berlainan menambahkan sesuatu rasa untuk siapa?
atau bahasa persoalan yang diganti-ganti setiap masa?
bahasa apa !!!
Tidak ada siapa-siapa yang berbahasa untuk menjelaskan semua ini..
Tidak ada !!!
hanya sayapmu itu tetap akan gugur menjauh dari dirimu..
ini semua kerna sudah pun terjelas !! dari awal aku merasai peribadiku sedikit terganggu...
dan jelaslah ada yang ingin aku masih sama...
tetap sama walau sudahpun berbeda jiwamu...
cuma sayapmu itu yang sudah pun terpisah dari jasad juga jiwamu...
akan aku simpan menjadi sejadah yang hala tujunya sama dengan tujuan-tujuanku!!!
asalkan niatmu pergi mengapai tujuan-tujuan itu tidak hanya kerana penjelasan sayapmu yang bertujuan...
itu hanya jiwamulah yang menginginkan ......RyE
Selasa, 3 November 2009
Diri kelangit, membawa keinginan
Diri ingin kelangit..melihat kebebasan-kebebasan ruang yang termiliki.. yang terhimpun pertanyaan ke satu destinasi keyakinan... terlahir rasa terawang-awang berdukacita untuk menikmatinya... jika akan sampai nanti.... semuanya akan terbebas dari batasan-batasan memerhati... dan akan menukarkan kesan-kesan simpati menjadi kegembiraan.... agar semuanya turut mencapai dalam ketabahan-ketabahan pada wajah manusia .... agar semua manusia ini, memalingkan wajah nya dari melihat keinginan aku ingin kelangit....
Langgan:
Catatan (Atom)